Pemkab Kupang Bersama Panitia Pantau Lokasi Pan Indo Hash Nasional 2019

OELAMASI, NTT PEMBARUAN.com- Sejak tanggal 2-3 Juli 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang bersama pantia memantau lokasi pelaksanaan Pan Indo Hash Nasional 2019 yang dipusatkan di dua lokasi, yakni Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah, dan Desa Batulesa, Kecamatan Kupang Barat.

Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkab Kupang sebagai tuan rumah pelaksanaan Pan Indo Hash Nasional ke -35  yang digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak tanggal 2-3 Agustus 2019 mendatang.

Ikut dalam survei lokasi tersebut, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, Ketua Panitia Pan Indo Hash Nasional, Theo Widodo, sejumlah pejabat teras Lingkup Pemkab Kupang diantaranya Asisten I Setda Kabupaten Kupang,  Rima Salean, Asisten II Setda Kabupaten Kupang, Jimmy Uli, dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang, Piter Sabarneno.

Wabup Kupang, Jerry Manafe saat berdialog bersama Camat Fatuleu Tengah dan para Kades serta tokoh masyarakat se- Kecamatan Fatuleu Tengah di Aula Kantor Camat Fatuleu Tengah mengatakan, olahraga lintas alam ini sedianya akan diikuti oleh 2000 peserta dari berbagai daerah se-Indonesia hingga peserta dari beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Timor Leste.

Baca juga :  Helikopter BNPB Jemput Sampel Swab di Nagekeo

Wabup Manafe mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan even Hash Nasional ini yang merupakan kesempatan mempromosikan indahnya pariwisata Kabupaten Kupang.

Kabupaten Kupang, kata dia, memiliki banyak obyek wisata yang luar biasa indah, namun belum tersentuh, sehingga perlu dipromosikan dengan baik. Dirinya berharap, melalui even ini, kiranya menjadi ajang untuk mempromosikan Kabupaten Kupang, baik keindahan alamnya, kekayaan budaya, hingga keramahan masyarakatnya kepada dunia luar.

“Ini sesuai dengan program revolusi 5 P yang dicanangkan Pemkab Kupang, dimana salah satunya mengembangkan sektor pariwisata kita menjadi lebih baik”, tandas Wabup Jerry.

Lebih lanjut Wabup Jerry mengatakan, Pan Indo Hash akan diikuti oleh banyak pengusaha dari berbagai daerah, sehingga menjadi peluang baik untuk mereka melihat dan bisa saja berinvestasi disini.

Baca juga :  Optimalkan Pool Test, Bandara dan Pelabuhan di NTT Beroperasi Normal

“Mari manfaatkan momentum ini untuk kita bisa memperkenalkan daerah kita. Selain itu lewat kegiatan ini, masyarakat di sini dapat menjual hasil kerajinan seperti tenun ikat, pangan lokal dan lain-lain yang tentunya dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat”, pesannya.

Kepada seluruh masyarakat di 2 kecamatan yang tujuan kegiatan ini,  Wabup Jerry, ingatkan untuk memperhatikan kebersihan lingkungan, bahkan menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan sehingga memberi rasa aman dan nyaman saat pelaksanaan kegiatan nanti.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe bersama rombongan Panitia Pan Indo Hash Nasional 2019 yang diketuai, Theo Widodo saat memantau persiapan lokasi kegiatan Pan Indo Hash Nasional di Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Foto : Beni Selan/Humas Setda Kabupaten Kupang)

Sementara itu Ketua Panitia Pan Indo Hash Nasional, Theo Widodo mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Kupabg yang siap mendukung kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan dampak luar biasa dalam mempromosikan daerah NTT dan Kabupaten Kupang pada khususnya. Setelah selesai kegiatan di Kabupaten Kupang, para peserta sudah mempersiapkan wisata lanjutan di beberapa daerah lain di NTT, seperti Labuan Bajo, Ende, Sumba, Rote dan lainnya. “Ini merupakan berkat bagi NTT karena wisata kita akan semakin membumi, dan harapannya masyarakat bisa sejahtera”, tutupnya. (ade)