Tabrak Dump Truck, Dua Mahasiswa Asal Flores Tewas di Tempat

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Dua mahasiswa asal Flores, masing-masing Ronaldo B.Pantas (20), Semester  IV Politani Kupang, asal Dalo, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai dan Erwin, mahasiswa Jurusan Administrasi Negara Fisip Unwira Kupang asal Maumere, Kabupaten Sikka tewas usai menabrak dump truck  di Jalan Herman Yohanes, tepatnya di depan Warnet Google Lanudal Penfui Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 30 Mei 2019 sekitar jam 05.17 pagi.

Korban Ronaldo B. Pantas adalah salah satu  alumni SMP St. Klaus Werang Tahun 2013/2014 dan alumni SMA St. Klaus Werang, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2016/2017.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dimana sekitar jam 05.00 pagi,  kedua korban pulang dari acara di BTN Kolhua mengendarai sepeda motor jenis Revo 110 dengan kecepatan tinggi.

Baca juga :  Wilayah Pemberlakuan PPKM Mikro Diperluas

Salah satu saksi mata yang enggan menyebutkan namanya menceritakan, keduanya saat melintas ruas Jalan Herman Yohanes melaju dengan kecepatan tinggi.  Saksi sempat mengikuti jejak keduanya dari arah  Warung Pojok hingga di depan Susteran Feoreti, Penfui Kupang.

Sekitar  dalam jarak kurang lebih 30 meter, saksi mendengar ada bunyi tabrakan, lalu saksi langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), atau lokasi terjadinya penabrakan yang meregangkan nyawa kedua mahasiswa tersebut.

Di TKP, saksi melihat kedua korban bersimbah darah mengalir sepanjang jalan dalam kondisi sekarat usai menabrak sebuah dump truck yang sedang parkir di pinggir jalan yang deketahui kalau mobil tersebut macet karena mengalami kerusakan.

Baca juga :  SBM Kupang Gelar Suzuki Fiesta Sell In New Normal

Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, yakni Rumah Sakit Kartini Kota Kupang, namun nyawanya tidak tertolong. Jenasah korban Ronaldo B. Pantas sendiri langsung diantar ke kampung halamannya di Dalo, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai  pada Minggu, 30 Mei 2019 melalui Kapal Feri Kupang – Aimere. (ade)