90 Siswa SMA/SMK di NTT Mendapatkan Nilai UN 100

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Sebanyak 90 siswa kelas XII SMA/SMK di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan nilai  100  dari beberapa mata pelajaran Ujian Nasional (UN) Tahun 2019.

“Laporan sementara yang kami terima saat ini sebanyak 90 siswa yang mendapatkan nilai 100 pada UN tahun ini,” kata Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (LPMP NTT), Drs. H.Muhamad Irfan,MM kepada wartawan usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei  Tahun 2019 di halaman Kantor LPMP NTT, Kamis (2/5/2019).

Karena hasilnya UN-nya belum diterima, maka ia belum bisa menyebutkan nama dan asal sekolah masing-masing siswa yang memperoleh nilai sempurna 100 itu. “Kita sedang menunggu hasilnya, tetapi yang jelas laporan sementara yang kami terima ada 90 siswa yang mendapatkan nilai 100,” ujarnya.

Baca juga :  Terkonfirmasi Covid-19, Satu Paslon Bupati dan Wabup Ngada Tertunda Pemeriksaan Narkobanya

Bagi siswa yang memperoleh nilai 100 itu nanti, kata Irfan,  akan menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dengan prestasi itu, ia yakin  akan mendongkrak peningkatkan mutu pendidikan di NTT atau kalau dilihat dari indikator tingkat kelulusannya, NTT bisa berada di kisaran 12-13 di tataran nasional.

POSE BERSAMA- Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (LPMP NTT), Drs. H.Muhamad Irfan,MM berpose bersama pegawai Lingkup LPMP NTT usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei  Tahun 2019 di halaman Kantor LPMP NTT, Kamis (2/5/2019).

Karena itu, ia berharap, semua steakholder terkait mulai dari Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan, tiga unit pelaksana teknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang ada di daerah,  yakni LPMP NTT, BP PAUD dan Dikmas, dan UPT Bahasa bergandengan tangan meningkatkan mutu pendidikan di NTT.

Ia juga berterima kasih kepada pemerintah pusat (Pempus) melalui Kemendikbud yang telah mengalokasikan dana alokasi khusus (DAK)  Tahun 2019 untuk pembangunan sarana prasarana pendidikan di NTT sebesar Rp 3,7 triliun.

Baca juga :  Cegah Penularan Covid-19, PLN ULP Ruteng Bantu APD Pada Masyarakat Matim

Dana itu, menurut dia, akan dipergunakan antara lain, pemenuhan sarana prasarana,  pengadaan fasilitas komputer dan pembangunan ruang belajar, dengan harapan Tahun 2020 mendatang semua SMA/SMK di NTT bisa  melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (ade)