Kontraktor Pembangunan Gedung Dispenduk Capil Kota Kupang Terancam PHK

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Kontraktor Pelaksana PT. Dita Putri Waranawa yang mengerjakan Gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil)  Kota Kupang Tahun Anggaran 2018 terancam dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena hingga saat ini progress fisik pekerjaan itu baru mencapai lebih kurang 25 persen.

“Kami masih menunggu rekomendasi hasil pemeriksaan  Inspektorat Kota Kupang. Rekomendasi  itu nanti akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan PHK rekanannya,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Gedung Dinas  Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang, Ir. Herolo Devy E. Loak, MT kepada wartawan di Kupang, Kamis (25/4/2019).

Devy mengaku, telah menerima resume hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) atas keterlambatan pekerjaan tersebut.

Baca juga :  Gubernur NTT Minta 11 Kepala Daerah dan BOPLBF Bangun Cara Berpikir Pariwisata Integral

Kontrak awal pekerjaan itu dilaksanakan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 31 Agustus – 28 Desember 2018 dengan uang muka sebesar 20 persen dari total anggaran sebesar Rp 3.838.525.000 bersumber dari DPA Dispenduk Capil Kota Kupang Tahun 2018.

Namun, hingga akhir kontrak tanggal 28 Desember 2018 lalu, progress fisik pekerjaan itu belum mencapai sesuai dengan uang muka 20 persen yang dikeluarkan. Sehingga PPK menambah waktu maksimal kepada kontraktor selama 90 hari kalender untuk menyelesaikannya dengan konsekuensi denda.

Tambahan waktu  maksimal 90 hari yang diberikan itu juga tidak dipenuhi oleh kontraktor sesuai target  atau progressnya hanya mencapai lebih kurang 25 persen saja sesuai uang muka yang dikeluarkan.

Baca juga :  Gubernur VBL Gratiskan Swab dan Rapid Test  Bagi Masyarakat NTT  

 

Papan proyek yang terpasang di lokasi

Salah satu solusi untuk melanjutkan pekerjaan itu nanti , menurut dia, akan dianggarkan lagi di perubahan tahun ini.  Sementara tehnis pelaksanaannya nanti tergantung kepada Pokja, apakah  langsung menunjukkan pemenang kedua tahun 2018 lalu, atau ditender ulang lagi dengan menggunakan sisa anggaran 80 persen tersebut, tandasnya.

Informasi yang didengarnya, pekerjaan itu tidak selesai tepat waktu diduga karena kekurangan modal perusahaan untuk belanja material, belanja tenaga dan belanja peralatan.

Seperti yang tercantum di papan proyek di lokasi pembangunan Gedung  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang Tahun Anggaran 2018 itu menelan anggaran sebesar Rp 3.838.525.000 bersumber dari DPA Dispenduk Capil Kota Kupang Tahun 2018.

Baca juga :  Antisipasi Bahaya Kebakaran, UIW NTT Gandeng Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Kupang

Waktu pelaksanaannya selama 120 hari kalender, terhitung sejak 31 Agustus – 28 Desember 2018 yang dikerjakan oleh PT. Dita Putri Waranawa. (ade)