UNBK di SMPN 1 Kupang Tengah Alami Keterbatasan Komputer

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun kedua di SMPN 1 Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun ini masih mengalami keterbatasan fasilitas komputer dan server.

Untuk mengatasi kekurangan itu, sekolah meminjakam komputer dari dua sekolah lainnya di Kabupaten Kupang, yakni SMPN 1 Sulamu,  16 unit komputer dan SMPN 1 Taebenu, 17 unit komputer ditambah  1 unit server.

Sementara komputer milik sekolah sendiri sebanyak 55 unit, sehingga totalnya mencapai 88 unit ditambah 12 laptop  cadangan pinjaman dari para guru dan siswa, sehingga total keseluruhannya  100 unit dengan tiga server.

“Sebetulnya kalau dilihat dari fasiltas pendukung, kami belum bisa melaksanakan UNBK. Namun, karena tahun 2018 lalu sudah melaksanakan UNBK, maka kami tidak mungkin mundur ke Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) lagi, tetapi dengan keterbatasan yang ada kami tetap maju dengan UNBK,” kata Kepala SMPN 1Kupang Tengah ,  L.E. Herlina Kleing,S.Pd kepada wartawan di sekolahnya, Selasa (23/4/2019).

Baca juga :  Gubernur NTT : “Saya Tidak Mau Sumba Terus Miskin”

Tahun ini, peserta UNBK di sekolahnya sebanyak 266 siswa  tersebar dalam dua ruangan dengan sistem tiga sesi.  Terkait persiapan siswanya,  Herlina mengatakan, siswanya sudah siap melalui les tambahan, try out, dan  gladi kotor yang dilakukan sekolah sebelumnya.

Sedangkan untuk jaringan internet, pihaknya sudah berkomukasi dengan PT. Telkom, baik secara lisan maupun tertulis, sehingga selama 4 hari pelaksanaan UNBK di sekolahnya tidak mengalami gangguan jaringan internet.

Begitupun soal listrik, ia juga sudah berkomunikasi dengan PT. PLN,  dan sudah direspon dalam bentuk lost stroom selama seminggu di sekolahnya ditambah sebuah genset dengan kekuatan 5 kilo watt.

Wabup Pantau UNBK
Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di SMPN 1 Kupang Tengah

Wakil Bupati (Wabup)  Kupang,  Jerry Manafe pada hari pertama pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kupang melakukan pemantauan di SMPN 1 Kupang Tengah didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Imanuel Buan, dan Kabag Humas Setda Kabupaten Kupang,  Marta Para Ede.

Baca juga :  Terkonfirmasi Covid-19, Satu Paslon Bupati dan Wabup Ngada Tertunda Pemeriksaan Narkobanya

Kepada wartawan , Wabup Manafe mengatakan, sekolah perlu mempersiapkan siswa/i-nya secara baik lewat pengajaran dan peningkatan mutu pendidikan. Sebab,  pelajar merupakan aset bangsa yang kelak menjadi generasi penerus bangsa ini.

Karena itu, ia meminta, agar manajemen sekolah perlu ditata secara baik, mulai dari ruangan yang nyaman, lingkungan sekolah yang bersih dan asri. (ade)