Jokowi Optimis Menang Telak di NTT

KUPANG, NTT PEMBARUAN. com – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dalam kampanye terbuka di Lapangan Sitarda, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merasa optimis bahwa dirinya menang telak di NTT pada pemilihan umum (Pemilu) tanggal 17 April 2019 mendatang.

Patokannya, kata Jokowi, Pilpres Tahun 2014 lalu, dimana dirinya  berpasangan dengan Jusuf Kalla dengan meraih suara, 66 persen.  Ia optimis, perolehan suara seperti  itu  perlu ditingkatkan lagi pada Pemilu, 17 April 2019 mendatang.

“Saya yakin,  dengan semangat seperti hari ini (Senin, 8/4/2019,red), minimal 80 persen kita meraih suara terbanyak di NTT tahun ini.  Ini minimal ya? Tetapi, boleh juga 85 persen, 90 persen, dan 95 persen, “ sebutnya.

Baca juga :  35 Pelaku UKM di Mabar Dapat Bantuan Kredit Tanpa Agunan dan Bunga Bank NTT

Ia berjanji, jika pada tanggal 17 April 2019 mendatang dirinya memperoleh  suara 80 persen lebih maka  ia akan datang lagi ke NTT karena  masih ada 7 bendungan program dari pemerintah pusat (Pempus) yang belum diresmikan.

Tujuh bendungan itu sebagai penyedia pasokan air, karena air merupakan kunci pertumbuhan ekonomi di NTT. “Dengan air kita bisa bercocok tanam, bisa tanam jagung, singkong, padi dan tanaman apa saja, karena semuanya memerlukan air”, paparnya.

Kepada masyarakat NTT,  ia menghimbau,  agar pada tanggal 17 April 2019 datanglah ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih sesuai hati nurani. Pada kesempatan itu, Jokowi berjanji, untuk melanjutkan program sudah dilakukannya selama ini, seperti program infrastruktur, Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk SD, SMP, SMA, dan SMK.

Baca juga :  Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di NTT 402 Orang

Sedangkan, KIP Kuliah diperuntukan bagi semua anak-anak yang mau kuliah, baik  tingkat akademi, perguruan tinggi, universitas dalam negeri maupun luar negeri dalam bentuk beasiswa.

Selain itu, akan diberikan Kartu Pra Kerja.  Dengan kartu ini, lulusan SMA, SMK, dan universitas maupun yang kena PHK bisa mendapatkan kartu ini untuk dilatih, ditraining oleh kementrian, lembaga swasta, BUMN sehingga skillnya meningkat dan langsung mendapatkan pekerjaan.

Kartu yang ketiga adalah Kartu Sembako Murah, dengan kartu ini ibu-ibu bisa membeli beras, gula, minyak dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga diskon yang banyak , sehingga anak-anak memiliki gizi yang baik, cerdas dan pintar.

“Ketiga kartu ini baru akan dibuat tahun depan, karena ini adalah program Capres Nomor Urut 01.  Jadi dianggarkan dulu dan kartunya keluar tahun depan,’’ tutupnya.

Baca juga :  Helikopter BNPB Jemput Sampel Swab di Nagekeo

Pantuan wartawan media ini, ratusan ribu massa pendukung Capres Nomor Urut 01 memadati lapangan Sitarda, dan Jalan Timor Raya dari Kilo Meter 10 hingga cabang Bimoku. Sepanjang jalur itu juga dipadati antrean kendaraan baik roda dua maupun roda empat. (ade)