Terkait Pelaksanaan UNBK, Kepala SMKN 4 Kupang Mengharapkan Dukungan Para Steakholder

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kupang, Semi Ndolu mengharapkan dukungan para steakholder terkait dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2019 ini.

“Kami berharap dukungan para steakholder terkait, seperti Dinas P dan K NTT, PT. PLN Cabang Kupang, PT. Telkom Kupang dan para orangtua siswa dalam mempersiapkan anak-anaknya menjelang UNBK yang akan dilaksakan sejak 25 – 28 Maret 2019 ini,” harap Semi saat ditemui wartawan media ini di sekolahnya, Kamis (21/3/2019).

Kepada siswa, ia mengingatkan, manfaatkan waktu yang ada untuk belajar, karena soal-soal yang muncul dalam Ujian Nasional (UN) nanti,  tidak saja diambil dari materi yang diajarkan di kelas XII, tetapi juga soal-soal yang pernah diajarkan saat masih duduk di bangku kelas X dan kelas XI sebelumnya.

Baca juga :  TBM Pelihara Desa Aeramo Resmi Dilaunching

Kata Semi, secara nasional,  UN ini sebagai indikator untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk menilai kemampuan peserta didik selama belajar 3 tahun di sekolah tersebut.

“Saya berharap, siswa sungguh-sungguh menyiapkan diri dengan baik  dalam menghadapi UNBK tahun ini. Dengan harapan, dari 95 anak  yang mengikuti UNBK tahun ini bisa lulus 100 persen,” harapnya.

Ia mengaku, selama 2 kali semulasi yang dilaksanakan di sekolahnya  belum ada kendala-kendala tehnis, baik dari sisi komputer, server, jaringan internet maupun listrik. 95 siswa yang siap mengikuti UNBK itu tersebar di 5 jurusan, yakni Desain Komunikasi Visual, Desain Interior dan Teknik Furniture, Kria Kreatif Kayu dan Rotan, Kria  Kreatif  Batik dan Tekstil, dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Baca juga :  Plan Internasional Kerjasama Dukcapil Nagekeo Sosialisasi Adminduk di Desa Tonggurambang

Dari jumlah siswa yang ada itu akan dibagi dalam 2 sesi  pada dua ruangan laboratorium yang didukung dengan kekuatan, 50 unit komputer plus 4 unit komputer cadangan,  dan 3 unit server milik sekolah setempat.

Sedangkan pengawasannya, tambahnya dia, menggunakan sistem silang. Dimana,   yang melakukan pengawasan di sekolahnya tahun ini sebanyak 12 guru dari SMKN 5 Kupang. Sebaliknya, dari sekolahnya mengirimkan 12 guru untuk melakukan pengawasan UNBK di  SMKN 5 Kupang.

Ia menjamin, pelaksanaan UNBK tahun ke-4 di sekolahnya tahun ini  akan berjalan dengan baik. “Saya yakin, anak-anak tidak saling mengontek, karena soal-soal  UN yang mereka kerjakan berbeda antara satu dengan lainnya.  Kita berharap, tingkat integritas atau kejujuran UNBK tahun 2019 di NTT, khususnya di Kota Kupang semakin meningkat,” cetusnya. (ade)

Komentar