Terkait Pelaksanaan UNBK, Kepala SMKN 4 Kupang Mengharapkan Dukungan Para Steakholder

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kupang, Semi Ndolu mengharapkan dukungan para steakholder terkait dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2019 ini.

“Kami berharap dukungan para steakholder terkait, seperti Dinas P dan K NTT, PT. PLN Cabang Kupang, PT. Telkom Kupang dan para orangtua siswa dalam mempersiapkan anak-anaknya menjelang UNBK yang akan dilaksakan sejak 25 – 28 Maret 2019 ini,” harap Semi saat ditemui wartawan media ini di sekolahnya, Kamis (21/3/2019).

Kepada siswa, ia mengingatkan, manfaatkan waktu yang ada untuk belajar, karena soal-soal yang muncul dalam Ujian Nasional (UN) nanti,  tidak saja diambil dari materi yang diajarkan di kelas XII, tetapi juga soal-soal yang pernah diajarkan saat masih duduk di bangku kelas X dan kelas XI sebelumnya.

Baca juga :  Maret 2021, NTT Alami Deflasi 0,36 Persen

Kata Semi, secara nasional,  UN ini sebagai indikator untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk menilai kemampuan peserta didik selama belajar 3 tahun di sekolah tersebut.

“Saya berharap, siswa sungguh-sungguh menyiapkan diri dengan baik  dalam menghadapi UNBK tahun ini. Dengan harapan, dari 95 anak  yang mengikuti UNBK tahun ini bisa lulus 100 persen,” harapnya.

Ia mengaku, selama 2 kali semulasi yang dilaksanakan di sekolahnya  belum ada kendala-kendala tehnis, baik dari sisi komputer, server, jaringan internet maupun listrik. 95 siswa yang siap mengikuti UNBK itu tersebar di 5 jurusan, yakni Desain Komunikasi Visual, Desain Interior dan Teknik Furniture, Kria Kreatif Kayu dan Rotan, Kria  Kreatif  Batik dan Tekstil, dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Baca juga :  Terkontrak, Empat Paket Pembangunan Embung Serbaguna di Pulau Sumba Tahun 2021

Dari jumlah siswa yang ada itu akan dibagi dalam 2 sesi  pada dua ruangan laboratorium yang didukung dengan kekuatan, 50 unit komputer plus 4 unit komputer cadangan,  dan 3 unit server milik sekolah setempat.

Sedangkan pengawasannya, tambahnya dia, menggunakan sistem silang. Dimana,   yang melakukan pengawasan di sekolahnya tahun ini sebanyak 12 guru dari SMKN 5 Kupang. Sebaliknya, dari sekolahnya mengirimkan 12 guru untuk melakukan pengawasan UNBK di  SMKN 5 Kupang.

Ia menjamin, pelaksanaan UNBK tahun ke-4 di sekolahnya tahun ini  akan berjalan dengan baik. “Saya yakin, anak-anak tidak saling mengontek, karena soal-soal  UN yang mereka kerjakan berbeda antara satu dengan lainnya.  Kita berharap, tingkat integritas atau kejujuran UNBK tahun 2019 di NTT, khususnya di Kota Kupang semakin meningkat,” cetusnya. (ade)

Komentar