KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Bupati Manggarai Timur (Matim),  Agas Andreas berjanji, selama kepemimpinannya lima tahun ke depan  akan melakukan pola pendekatan pembangunan berbasis desa.

“Kalau mau daerah maju, harus melakukan pendekatan budaya dan lebih banyak mendengar keluhan dari masyarakat  desa,” kata Bupati Agas Andreas saat berbincang-bicang dengan wartawan di Kupang belum lama ini.

Ia berjanji, selama kepemimpinannya akan merubah mainset berpikir para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur.

“Mental birokrasi kita ini adalah mental instan atau hanya mencari tempat yang enak saja.  Mengapa desa-desa terpencil belum tersentuh proyek-proyek, karena mental birokrasinya mau cari gampang saja. Saya akan merubah gaya ASN seperti itu dengan melakukan pendekatan budaya berbasis desa,” tandas Mantan Wakil Bupati Manggarai Timur dua periode ini.

Baca juga :  Exotic Komodo Hotel Bagi 1000 Paket Sembako Kepada Masyarakat PPKM di Labuan Bajo

Program yang dilakukannya selama lima tahun ke depan dibagi dalam tiga skala besar, pertama, program pelayanan dasar yaitu berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan dalam kaitannya dengan  peningkatan sumber daya manusia ((SDM).

Sebab bagi dia, siapapun yang menjadi bupati  selalu berkutat  di sekitar itu.  Program prioritas unggulan kedua, di bidang ekonomi, yaitu memperkuat pertanian organik, pariwisata, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan ketiga pembangunan infrastruktur, jalan, jembatan, air dan listrik masuk desa. (ade)