Tahun 2020, Terminal Oebobo Kupang Dibangun Setara Mall

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Desain pembangunan Terminal Tipe B  Oebobo Kupang yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui Dinas Perhubungan NTT akan dibangun setara mall pada tahun 2020.

Rencana itu dikemukakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Isyak Nuka, ST,MM kepada wartawan di Kupang, Jumat (11/1/2019) terkait rencana pembangunan Terminal Tipe B Oebobo Kupang ke depan.

“Tahun ini, sudah masuk dalam perencanaan. Kita akan bangun terminal yang modern  setara mall nanti,” janji Nuka.  Ia menyebutkan, fasilitas yang dibangun nanti antara lain, Kantor UPT, taman bermain, rumah makan, cafe, tempat penjualan karcis bus, lahan parkir kendaraan, ruang tunggu yang representatif, salon rambut,  tempat service kendaraan, kamar mandi/ WC yang representatif, dan sebagainya.

Baca juga :  Pemkab Kupang dan Alfa Omega Tandatangan MoU Proyek Envision

Nuka menjelaskan, dari sisi kewenangan, pemerintah provinsi hanya berwewenang mengurus terminal tipe B. Sedangkan terminal tipe A adalah kewenangan pusat, dan terminal tipe C merupakan kewenangan kabupaten/kota.

Untuk di NTT, lanjut dia,  hanya ada dua terminal tipe A, yakni terminal tipe A Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dan terminal tipe A Bimoku, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Khusus untuk terminal tipe A Bimoku, tahun 2018 lalu sudah dilakukan pemetaan lahan yang akan dikerjakan secara bertahap hingga tahun 2020. Terminal tipe A yang dibangun itu nanti, ujar dia,  untuk menghubungkan antar provinsi, antar kota dalam provinsi dan antar negara.

“Kita juga sedang merencanakan untuk pembangunan terminal tipe A di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat untuk menghubung antara  NTT dengan Provinsi  Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali dan Sulawesi Selatan (Sulsel),” kata Nuka.

Baca juga :  Usulan Pendirian SMKN Dari Masyarakat Wewa Sementara Dalam Kajian Dinas P dan K NTT
Pungli

Isyak juga meminta wartawan untuk mempublikasikan oknum petugas dari Dinas Perhubungan Kota Kupang yang sering melakukan pungutan liar (Pungli)  kepada sopir-sopir bus yang melintas di depan Terminal Oebobo Kota Kupang.

Menurut dia, itu tidak boleh, karena  terminal itu masuk dalam kewenangan Pemprov NTT, dalam hal ini Dinas Perhubungan NTT. Yang pungutan resmi hanya boleh dilakukan di dalam terminal.  Sedangkan di luar terminal itu adalah Pungli, tandasnya. (ade)