Tahun 2018, Jumlah Pungunjung ke Perpustakaan NTT Alami Peningkatan

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Jumlah pungunjung ke Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam tahun 2018 lalu mengalami peningkatan sebesar 15 persen dari tahun sebelumnya.

Dalam tahun 2018, total pengunjung  yang datang ke Perpustakaan NTT sebanyak 78.433 orang terdiri dari  pria, 22.413 orang dan wanita, 56.020 orang.  Sedangkan, jumlah data anggota Dinas Perpustakaan NTT sebanyak 572 orang terdiri dari, pria, 174 orang, dan wanita, 398 orang.

Informasi peningkatan jumlah pengunjung itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Frederik Tielman kepada wartawan di Kupang, Jumat (11/1/2019).

Jumlah pengunjung  yang datang ke Perpustakaan NTT tahun 2018 lalu itu didominasi kalangan pelajar dan mahasiswa  di Kota Kupang. Untuk memotivasi minat baca masyarakat, setiap tahun Dinas Perpustakaan NTT memberikan penghargaan kepada pengunjung terbanyak berupa piagam penghargaan dan uang tunai.

Baca juga :  Pemprov NTT Berkomitmen Wujudkan Sumba Sebagai Pusat Energi Baru dan Terbarukan

Masih dalam rangka memotivasi semangat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan NTT juga setiap tahun menyelenggarakan lomba cerdas cermat tingkat pelajar se-Kota Kupang, lomba pidato tingkat SMA/SMK dan organisasi wanita se-Kota Kupang, lomba sinopsis, dan lomba bercerita.

Para pengunjung yang datang ke Perpustakaan NTT, lanjut dia, selain membaca buku juga menikmati wifi gratis.  Saat ini, Perpustakaan NTT memiliki  90.000-an judul buku, terdiri dari buku refrensi, buku fiksi, dan buku kebudayaan daerah dari kabupaten/kota di NTT.

Kata Frederik, buku-buku yang ada bisa dipinjamkan kepada mereka yang sudah memiliki kartu anggota perpustakaan dengan menyerahkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto kopi  kartu pelajar atau kartu mahasiswa.

Baca juga :  Terkait Penjualan Tanah Milik Pemkab Mabar, Kejati NTT Geledah Kanwil BPN NTT

“Kita juga mengembangkan website, sehingga ketika orang mendaftar menjadi anggota, meminjam buku termasuk memperpanjang waktu pinjaman bisa diakses secara online melalui website yang ada,” kata Frederik. (ade)