KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I) Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sepanjang 8,5 kilo meter yang dibangun Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi Nusa  Timur (BWS NT II NTT) tahun 2018 sudah selesai tepat waktu.

“Pembangunan Jaringan Irigasi D.I  Kodi yang dikerjakan sejak Februari 2018 itu sudah rampung 100 persen tanggal  19 November 2018, atau sesuai kontrak, “kata  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa III, Satuan Kerja (Satker) PJPA SDA Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bonefasius Jas kepada wartawan media ini di Kupang, Jumat (30/11/2018).

Sesuai rencana, pembangunan  jaringan daerah  irigasi Kodi yang bersumber dari  Bendung Sungai Kodi yang dibangun 2013 lalu itu akan mengairi 3000 Ha  sawah, namun yang sudah dibangun hingga tahun ini baru bisa mengairi 1.135 Ha termasuk didalamnya Sekunder Kawangu Hari  bisa mengairi areal persawahan kurang lebih 799 Ha. Sedangkan,  sisanya akan dilanjutkan 2019 mendatang.

Masyarakat  sudah memanfaatkan air dari jaringan irigasi D.I Kodi itu untuk mandi. Nampak sejumlah anak-anak bergembira ria mandi di sepanjang jaringan irigasi yang sudah dibangun.
Masyarakat  sudah memanfaatkan air dari jaringan irigasi D.I Kodi itu untuk mandi. Nampak sejumlah anak-anak bergembira ria mandi di sepanjang jaringan irigasi yang sudah dibangun.

“Kami targetkan tahun 2019 pembangunan lanjutan jaringan irigasi D.I. Kodi itu  bisa mencapai 2.500 Ha sawah,” kata Bone.  Kata  Bone, air yang ada sekarang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat Kodi, baik untuk kebutuhan mencuci, mandi, menyiram tanaman termasuk untuk kebutuhan minum asalkan dimasak terlebih dahulu.

Baca juga :  Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Diamankan Polres Mabar

Bagi masyarakat di tiga kecamatan di Wilayah Kodi, menurut Bone, air sudah berada di depan mata, tinggal bagaimana pemerintah daerah (Pemda), dan masyarakat setempat memanfaatkannya sesuai peruntukkannya.

Jaringan Irigasi yang melintasi tempat kelahiran Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr. Kornelis Kodi Mete, tepatnya di Kampung Tana Mburu, Desa Kapa Kamadeta yang berbatasan dengan Desa Tana Engge, Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Jaringan Irigasi yang melintasi tempat kelahiran Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr. Kornelis Kodi Mete, tepatnya di Kampung Tana Mburu, Desa Kapa Kamadeta yang berbatasan dengan Desa Tana Engge, Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Sekarang, masyarakat  Kodi tidak susah lagi mencari air.  Air sudah dekat, tinggal bagaimana mereka memanfaatkannya dengan membuka lahan persawahan di sepanjang daerah irigasi itu  diikuti dengan program pemerintah melalui instansi terkait, terutama sistem pola tanam masyarakat di sana ,” imbuhnya.

Masyarakat penerima manfaat dari pembangunan itu juga,  lanjut Bone, berterima kasih kepada pemerintah pusat (Pempus) melalui BWS NT II Provinsi NTT yang telah membangun infrastruktur irigasi di sana. (ade)