PT. Astra International Bangun Tiga Gedung SD di Kabupaten Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – PT.Astra International melalui Yayasan Pendidikan Astra Michael D.Ruslim (YPA-MDR) yang bergerak di bidang pendidikan membangun tiga gedung sekolah dasar (SD) di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun ini.

Pembangunan tiga gedung SD tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Penjabat Sekda Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo, mewakili Bupati Kupang bersama Direksi PT. Astra International Tbk, Paulus Bambang Wijanarko disaksikan Ketua YPA-MDR, Ny.Herawati Prasetio dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Kupang,  Drs. Imanuel M. E. Buan, MM di Kecamatan Takari, Senin (12/11/2018).

Tiga sekolah yang dibangun dengan dana bantuan PT. Astra Internatioal itu, yakni SDI Bokong I, SDN Bijaesahan, dan SDN Oesusu tersebar di Kecamatan Takari, dan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang.

Bupati Kupang melalui Penjabat Sekda Kabupaten Kupang, Maclon  Joni Nomseo  dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan tiga gedung  SD tersebut yang diterima media ini melalui press realease Humas Pemkab Kupang , Senin (12/11/2018) menyampaikan terima kasih  atas bantuan yang  luar biasa dari  PT. Astra International melalui YPA-MDR untuk sekolah-sekolah di Wilayah Kabupaten Kupang ,seperti Takari dan Amarasi Selatan.

Nomseo berharap,  semoga kecamatan lain di Kabupaten Kupang yang  berada di daerah terpencil bisa dijangkaui oleh bantuan serupa dari  PT. Astra International melalui YPA-MDR yang menangani bidang pendidikan di perusahaan tersebut.

Baca juga :  Gubernur VBL : Gereja dan Pendidikan Harus Seirama

Kata Nomseo, yang dibangun tidak saja fisik gedung dan fasilitas pendukungnya, tetapi juga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) guru yang dilakukan dalam bentuk pelatihan-pelatihan, sehingga Proses Belajar Mengajar (PBM) berjalan lebih optimal.

Pada kesempatan yang sama, Direksi PT. Astra International Tbk,Paulus Bambang Wijarnako dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diberikan semata-mata karena peduli dengan dunia pendidikan, sekaligus dalam rangka mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kupang khususnya, NTT dan Indonesia pada umumnya.

“Bantuan yang diberikan PT. Astra International,  bukan karena kami kaya melainkan ingin berbagi kasih kepada  anak bangsa di negeri ini. Kami bercita-cita membangun sekolah lebih banyak lagi di daerah yang sangat terpencil dan tertinggal ,” ujar Bambang.

Kata Bambang, yang dibangun tidak saja fisik bangunan gedungnya, tetapi juga SDM di dalamnya termasuk pengadaan literatur –literatur sebagai sumber bahan bacaan, baik bagi anak-anak maupun para guru. Baginya, memberi dari dompet  lebih gampang sirna, tapi memberi dari hati akan tetap abadi.

 

POSE BERSAMA- Penjabat Sekda Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo berpose bersama Direksi PT. Astra International Tbk, Paulus Bambang Wijanarko, Ketua YPA-MDR, Ny.Herawati Prasetio dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Kupang,  Drs. Imanuel M. E. Buan, MM saat peletakan batu pertama pembangunan tiga SD di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (12/11/2018). (Foto : Humas Pemkab Kupang)
POSE BERSAMA- Penjabat Sekda Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo berpose bersama Direksi PT. Astra International Tbk, Paulus Bambang Wijanarko, Ketua YPA-MDR, Ny.Herawati Prasetio dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Kupang,  Drs. Imanuel M. E. Buan, MM saat peletakan batu pertama pembangunan tiga SD di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (12/11/2018). (Foto : Humas Pemkab Kupang)

Sementara itu, Ketua Pengurus YPA-MDR, Ny.Herawati Prasetyo dalam sambutannya mengatakan, pembangunan tiga gedung SD di Kabupaten Kupang tahun ini sebagai bentuk nyata komitmen PT. Astra International dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Baca juga :  Wujudkan UMKM Yang Memiliki Daya Saing

Sekolah-sekolah yang dibangunannya dilengkapi  fasilitas penunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sesuai dengan standar pelayanan minimum pendidikan, seperti ruang kelas,ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang Tata Usaha (TU), ruang komputer, ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), aula, kantin, perpustakaan dan toilet.

Sekolah-sekolah tersebut juga dilengkapi dengan media perpustakaan digital yang dapat diakses secara online/offline  yang di dalamnya terdapat ribuan buku pelajaran, video pendidikan, soal-soal try out, komik literasi moral,budi pekerti dan kesehatan.

Herawati  mengajak masyarakat dan aparat desa setempat,  untuk ikut menjaga dan mengawasi proses pembangunan sekolah di wilayahnya, sehingga target waktu pembangunan sesuai dengan yang direncanakan.

Hadir dalam acara tersebut,Penjabat Sekda Kabupaten Kupang,  Maclon Joni Nomseo, Ketua Pengurus YPA-MDR, Ny. Herawati Prasetyo, Direksi PT.Astra International Tbk, Paulus Bambang Wijarnako, Kepala Dinas P dan K Kabupaten Kupang,  Drs. Imanuel Buan, MM, Camat Takari,Tokoh Agama (Toga),Tokoh Masyarakat (Tomas), Guru dan Siswa.

Selayang Pandang Tentang YPA-MDR

Direksi PT. Astra International Tbk, Paulus Bambang Wijanarko, dan  Ketua YPA-MDR, Ny.Herawati Prasetio berfoto bersama siswa SD di Takari, Senin (12/11/2018)
Direksi PT. Astra International Tbk, Paulus Bambang Wijanarko, dan  Ketua YPA-MDR, Ny.Herawati Prasetio berfoto bersama siswa SD di Takari, Senin (12/11/2018)

 

YPA-MDR secara khusus didirikan oleh PT.Astra International Tbk untuk melaksanakan tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat di bidang pendidikan di daerah prasejahtera melalui 4 pilar pembinaan,  yaitu akademis, karakter, kecakapan hidup dan seni budaya sehingga menjadi sekolah swapraja menuju sekolah unggul.

YPA-MDR memiliki visi untuk menjadi lembaga sosial yang terkemuka dan kredibel di bidang pendidikan, khususnya di daerah 3T, yang didasarkan pada nilai luhur bangsa Indonesia yang majemuk sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.

Baca juga :  Wagub NTT: Terima Kasih PT. SMI

Sejak tahun 2006 hingga kini,  YPA-MDR telah memberikan donasi kurang lebih sebesar Rp 200 miliar dengan membina 74 sekolah negeri, 925 guru dan 16.007 siswa terdiri dari 58 SD, 8 SMP dan 4 SMK yang tersebar di Bogor, Gunung Kidul, Bantul, Lampung Selatan, Pacitan, Kutai Barat, Kabupaten Kupang, Serong dan Rote Ndao.

Program bantuan yang diberikan oleh YPA-MDR kepada sekolah-sekolah binaan meliputi , pertama, pembinaan yang meliputi 4 pilar, yakni pembinaan akademis, pendidikan karakter, kecakapan hidup dan seni budaya menuju kepada sekolah swapraja.

Kedua, sarana penunjang pendidikan, seperti buku pelajaran siswa, buku pegangan guru, buku perpustakaan, perangkat UKS , alat peraga dan media pembelajaraan, dan ketiga, penambahan prasarana ruangan, renovasi gedung sekolah dan mebel agar  KBM dapat terlaksana dengan baik dan berkualitas. (ade)

Komentar