Polres Ende Sedang Melakukan Penyelidikan Penyebab Kebakaran 21 Rumah Adat Nggela

ENDE, NTT PEMBARUAN.com- Polres Ende sedang melakukan penyelidikan penyebab kebakaran 21 rumah adat tradisional di Desa Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi Senin, 29 Oktober 2018.

Kapolres Ende, AKBP. Achmad Muzayin, S.IK melalui press releasenya, Senin, 29 Oktober 2018 mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran yang menimpa 21 rumah adat Nggela itu.

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Kronologis kejadiannya, pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018 pukul 14.00 wita telah terjadi kebakaran 21 rumah adat Nggela, 1 Keda (tempat musyawarah adat) dan 10 unit rumah penduduk di Desa Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende. Api pertama kali dilihat dari salah satu rumah adat Sao Labo yang ditinggali oleh saudara Marianus Firginus.

Baca juga :  Terkait Penjualan Tanah Milik Pemkab Mabar, Kejati NTT Geledah Kanwil BPN NTT
Inlah lokasi Kampung Adat Desa Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terbakar, Senin ( 29/10/2018).
Inlah lokasi Kampung Adat Desa Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terbakar, Senin ( 29/10/2018).

Saat melihat adanya api, beberapa masyarakat berusaha untuk memadamkannya. Namun, karena material rumah adat yang terbuat dari kayu dengan atap alang-alang dan jarak yang berdekatan menyebabkan api cepat merambat dan membakar rumah adat yang ada serta rumah penduduk yang ada di sekitar rumah adat itu.

Terhadap peristiwa itu, Polres Ende telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengumpulkan barang bukti. Atas peristiwa itu juga, Kapolres Ende AKBP. Achmad Muzayin menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak saling menyalahkan dan jangan cepat terprovokasi. (*/ade)

Komentar