Proyek Perluasan Jaringan Air Bersih di Desa Penfui Timur Tanpa Papan Informasi

PENFUI TIMUR, NTT PEMBARUAN.com-  Proyek perluasan jaringan air bersih di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tanpa mencantumkan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Seperti disaksikan wartawan media ini, Rabu (17/10/2018) proyek perluasan jaringan air bersih yang diambil dari sumber mata air sumur bor yang dibangun Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II) di  RT 04/RW 04,  Dusun I menuju Dusun 3 dan 4, atau sepanjang kurang lebih 2 kilo meter itu,  tepatnya di depan Gereja Ebenhaezer Matani, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang tanpa mencantumkan papan informasi proyek.

Padahal, papan informasi proyek itu sangat penting untuk diketahui publik,  seperti waktu pelaksanaannya,   awal dimulai dan masa berakhirnya  kontrak,  nilai kontrak, tahun anggaran, sumber anggaran, dan nama rekanannya.

Baca juga :  Gubernur NTT : Kebijakan Pertanian Harus Bisa Menurunkan Angka Kemiskinan

Karena ketiadaan papan proyek informasi tersebut, wartawan media ini saat ke lokasi proyek tersebut juga sulit mengetahui kapan berakhirnya pekerjaan tersebut. Namun, dari pengamatan wartawan media ini, pekerjaan tersebut sudah dimulai akhir Mei 2018 lalu, dan sampai sekarang belum tuntas.

Nampak sejumlah pipa masih bertebaran di sejumlah ruas jalan Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang itu. Dari pipa yang ada itu, sebagiannya belum tersambung dan masih terpajang di atas bahu jalan. Sedangkan pipa lainnya belum ditutup dengan tanah, sehingga menjadi tontonan warga setiap hari.

Sementara tumpukan tanah sepanjang galian pipa itu mempersempit badan jalan di sekitarnya. Selain itu, sambungan rumah (SR) yang dipasang juga hanya rumah-rumah tertentu saja, sehingga terkesan tebang pilih.

Baca juga :  Sumba Barat Kirim 228 Sampel Swab ke Kupang
 Pipa belum ditanam
Pipa belum ditanam

Dance Hauteas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Perluasan Jaringan Air Bersih Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dari Dinas PUPR Kabupaten Kupang saat dikonfirmasi media ini via telepon, Rabu (17/10/2018) mengaku, pernah memasang papan proyek di dekat sumur bor yang dibangun BWS NT II, di depan Lanudal, Desa Penfui Timur, tetapi mungkin sudah dicabut lagi.

Terkait pipa-pipa yang masih bertebaran di sepanjang jalan, baik yang belum tersambung di atas bahu badan jalan  maupun pipa yang sudah tersambung di dalam tanah yang belum tertutup, menurut Dance, karena pekerjaannya masih dilanjutkan saat ini dan berakhir di Desember 2018 nanti.

Pipa-pipa yang belum tertanam itu, lanjutnya lagi, masih menunggu uji coba kekuatan airnya nanti. “Saat dilakukan uji coba itu nanti baru kita tahu, apakah ada pipa yang bocor atau tidak. Kalau semuanya pada posisi aman, langsung dilakukan penutupan dengan tanah yang masih tertumpuk di sepanjang jalan itu,” kata Dance.

Baca juga :  Pedagang Pasar Danga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sedangkan terkait besar anggaran dan sumber dana proyek tersebut, Dance belum bisa menyebutkannya.  Soal SR yang tidak terpasang merata atau terkesan tebang pilih, kata Dance, itu mengacu pada data yang diperoleh dari Desa Penfui Timur sesuai data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (ade)

Komentar