Pembangunan Monumen Pancasila Mengalami Kemajuan Fisik

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Pembangunan Monumen Flobamora Rumah Pancasila yang dibangun di Kawasan Bolok, Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dimulai 4 Mei 2018 lalu, kini progress fisiknya terus  mengalami  kemajuan.

“Dari rencana 30 September 2018  sebesar 20,41 persen, realisasinya sudah mencapai 20 ,753 persen atau terjadi defiasi plus sebesar 0,336 persen,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Monumen Flobamora Rumah Pancasila, Dinas Perumahan Rakyat  dan Kawasan Permukiman Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dona Fabiola Tho kepada media ini di Kupang, Selasa (2/10/2018).

Pekerjaan yang sudah dilaksanakan adalah pekerjaan persiapan , pematangan lahan, dan  pekerjaan gor sementara dilaksanakan. Sedangkan figur monumennya  sementara dipasang di Yogyakarta.

Baca juga :  Pariwisata Sebagai Prime Mover Lahir Dari Kajian Ilmiah

Menurut rencana, pertengahan Oktober 2018 ini figur monumennya akan dikirim ke Kupang, dan  diperkirakan bulan November 2018  mulai dipasang di lokasi pembangunan. Kata Dona, sekarang sementara dilakukan pekerjaan struktur lantai II. Sementara  progress fisiknya sudah sesuai dengan rencana, dan  tidak ada kendala,” ujarnya.

Seperti diketahui, monumen  setinggi 40 meter yang  dikerjakan PT. Erom itu  akan dilengkapi galeri, restaurant, dan panggung hiburan yang pada gilirannya menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah lahirnya pancasila dari NTT.

Pembangunan monumen pancasila ini akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 28.243.481.000,00 (angka dalam kontrak,red) dari total pagu anggaran sebesar Rp 31 miliar lebih bersumber dari APBD I Murni 2018 dengan waktu pelaksanaannya selama 220 hari kalender terhitung sejak 9 Mei – 14 Desember 2018. (ade)

Komentar