KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad Frans pada pencarian hari keempat, Sabtu (15/9/2018) sekitar jam 07.30 Wita  di Perairan Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kurang lebih 70 meter  arah utara dari lokasi kejadian Pantai Pasir Panjang, Kelapa Lima, Kota Kupang.

Informasi tersebut disampaikan Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang,  Nella Amabi melalui Group WhatsApp Basarnas Kupang, Sabtu (15/9/2018).  Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di Perairan Pantai Kelapa Lima Kota Kupang, Sabtu (15/9/2018)  sekitar jam 07.30 Wita.

Selanjutnya, dievakuasi  kemudian diserahkan ke pihak keluarga. Pencarian hari keempat, Sabtu (15/9/2018) pagi melibatkan 57 orang terdiri,  dari Kantor Pencarian dan Pertolongan ( PDP) Kupang, 10 orang, Polsek Kelapa Lima,  2 orang,  nelayan setempat, 15 orang,  keluarga dan masyarakat,  30 orang.

Baca juga :  Tim Polres Mabar dan Pos SAR Labuan Bajo Selamatkan Ibu Glotis dari Dalam Sumur

Sementara peralatan yang digunakan meliputi, rescue truck,  1 unit, truk personil, 1 unit, runner boat, 2 unit, perahu nelayan, 3 unit, peralatan selam, 4 set,  Alkom ( HT ), 4 buah, dan palsar pendukung lainnya.

Seperti diketahui, seorang nelayan dikabarkan tenggelam terseret arus di seputaran Pantai Pasir Panjang, Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu (12/9/2018) pukul 18.30 Wita.

Laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menyebutkan, korban bernama Frans terseret arus laut saat berenang mengambil perahunya. Korban diduga mengalami kram saat berenang sehingga tenggelam. (ade)