Tahun 2019, Semua Desa di Mabar Terlayani Jaringan Listrik

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Ditargetkan Tahun 2019 mendatang semua desa di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terlayani jaringan listrik.

“Sesuai program nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) Tahun 2019 semua desa di Indonesia terlayani jaringan listrik. Dan’ untuk Manggarai Barat kami siap memenuhi target itu,” kata Manajer PT. PLN (Persero) Rayon Labuan Bajo, Keiserius Djendi kepada wartawan media ini di Labuan Bajo, Rabu (11/7/2018).

Ia menyebutkan, tahun 2017 kemarin ada 34 desa yang terlayani jaringan listrik, tersebar di Kecamatan Welak,  Kecamatan Macang Pacar, Kecamatan  Kuwus, Kecamatan  Ndonso, Kecamatan  Mbeliling dan  Kecamatan Sano Nggoang.

Dari 34 desa itu, ada empat desa yang listriknya sudah menyala di Komodo Selatan, sedangkan desa lainnya dalam tahap proses termasuk di Desa Pong Welak, dan Robo, Kecamatan Welak,  kata Djendi.

Djendi mengatakan, dengan terbangunnya jaringan listrik di  34 desa itu, maka sisa desa yang belum terlayani listrik di Manggarai Barat tinggal 46 desa termasuk Desa Gurung, Kecamatan Welak.  “Target kita 2019 sudah terlayani semua desa dengan pola yang kami lakukan menggunakan sistem jemput bola atau tidak menunggu di tempat,” janjinya.

Baca juga :  Haji Asis: Nomor Urut 02, Simbol Keberkahan dan Kedamaian

Ia contohkan, Desa Gurung , Kecamatan Welak sebenarnya pernah diturunkan tiang  listrik ke  desa itu, tetapi tiangnya diambil kembali lalu dipasang di Kampung Lalang, Desa Lale, Kecamatan Welak tanpa sepengetahuannya.  Dirinya baru mengetahui itu, setelah ada komplain dari masyarakat Desa Gurung. “Tugas kami mengkawal apa yang sudah diprogramkan pemerintah. Mainsetnya kami rubah. Kami tidak menunggu di kantor saja, tetapi menjemput bola. Kalau hanya menunggu di tempat, nanti kami terlambat ,” tukas  dia.

Kata Djendi, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manggarai Barat begitu tinggi, sehingga harus diikuti dengan pembangunan infrastruktur lainnya termasuk  perluasan jaringan listrik. Apa lagi, kata dia, Manggarai Barat terkenal dengan daerah pariwisatanya, maka salah satu program prioritasnya adalah perluasan  jaringan listrik.

Baca juga :  PLN Hadirkan Listrik di 20 Desa dan 1 Dusun Terpencil di NTT

Total pelanggan PLN Rayon Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat saat ini  sudah mencapai 16.000 lebih.  Sedangkan calon pelanggannya belum bisa diketahuinya, karena dalam satu desa itu jumlahnya bervariasi, sehingga belum bisa mendapatkan data yang pasti.

Ada beberapa pusat kecamatan yang belum terpasang sama sekali jaringan listriknya,  seperti Kecamatan Boleng baru diusulkan tahun ini. Sedangkan Kecamatan Sano Nggoang dan Kecamatan Kuwus Barat sementara dalam tahap proses pemasangan.

Kendala yang biasa ditemui di lapangan, menurut dia, medannya cukup sulit, sehingga menyulitkan saat menurunkan material, seperti  tiang-tiang  dan kabel listrik ke desa. Yang pertama, menurut dia, akses jalan masuk ke desa bisa dilewati kendaraan berat untuk menurunkan material. “Jadi, akses  jalan masuk salah satu pertimbangan kami dalam melakukan perluasan jaringan listrik di Mabar,” pungkasnya.

Baca juga :  BTNK dan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Terapkan Sistem Registrasi Online

Seperti disaksikan wartawan media ini, Desa Gurung, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat yang letaknya masuk dalam ruas jalan kabupaten hingga hari ini belum terlayani listrik. Tahun 2015 pernah diturunkan sejumlah tiang listrik ke desa itu, tetapi diambil kembali lalu dipasang di Kampung Lalang, Desa Lale, Kecamatan Welak. Saat ini,  jaringan listrik sudah sampai di Kampung Kalo, Desa Wewa, Kecamatan Welak, atau tinggal 500 meter saja sudah sampai di Desa Gurung. Kurang lebih 700 rumah di desa Gurung sangat mengharapkan kehadiran PLN di desa mereka. (Kanisius Seda)

Komentar