Kunjungan ke Taman Nasional Komodo Alami Kenaikan

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com – Jumlah kunjungan ke daerah pariwisata Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam bulan Juni 2018 mengalami kenaikan yang signifikan.

Dalam bulan Juni 2018, jumlah kunjungan ke lokasi wisata ternama di dunia itu sebanyak 18.807 orang terdiri dari 8.187 domestik dan 10.620 mancanegara.

Kenaikan kunjungan itu karena bertepatan dengan hari libur panjang, baik liburan lebaran maupun liburan sekolah tahun ini, kata Pelaksana Harian Kepala Tata Usaha (Plh KTU) Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Yoko kepada media ini di Labuan Bajo, Kamis (12/7/2018).

Labuan Bajo adalah sebuah kota kecil yang cantik di ujung paling barat Pulau Flores merupakan Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat dan merupakan pintu masuk ke Taman Nasional Komodo serta keajaiban Pulau Flores lainnya. Saat matahari terbenam, Labuan Bajo menawarkan pemandangan spektakuler ketika pulau-pulau kecil yang menghadap ke siluet pelabuhan secara dramatis menciptakan efek yang ajaib.

Loh liang merupakan pintu masuk dan daerah wisata utama di Pulau Komodo. Aktivitas yang dapat dilakukan di Loh Liang antara lain, pengamatan satwa komodo,rusa, babi hutan, pengamatan burung, pendakian (Loh Liang/Gunung Ara), penjelajahan (Loh Liang- Loh Sebita), photo hunting, video shooting, menyelam dan snorkeling di Pantai Merah (Pink Beach).

Baca juga :  Desain Penanganan Sampah di Kota Kupang Harus Jelas

Sementara Loh Buaya, merupakan pusat kunjungan wisatawan di Pulau Rinca. Pengunjung dapat menyaksikan hutan bakau, padang safana, serta satwa liar, misalnya komodo,rusa Timor, kerbau liar, monyet ekor panjang, kuda liar, serta berbagai jenis burung.

Aktivitas yang ditawarkan kepada penungujung di Loh Buaya antara lain, pengamatan satwa liar, penjelajahan (Loh Buaya-Wae Waso, Loh Buaya- Golo Kede), photo hunting, video shooting, pengamatan kalong di Pulau Kalong (depan Kampung Rinca) dan pengamatan batu balok di Kampung Rinca.

Fasilitas yang tersedia di Loh Buaya antara lain, pondok wisata, cafetaria, shelter dan jalan setapak.

 

Puau Padar

 

Pulau Padar adalah pulau ketiga terbesar di Kawasan TNK, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau ini lebih dekat ke Pulau Rinca daripada ke Pulau Komodo yang dipisahkan oleh Selat Lintah. Pulau Padar tidak dihuni oleh orang (biawak komodo).

Baca juga :  Jelang Pilkada, Polres Mabar Tingkatkan Koordinasi Pengamanan

Di sekitar pulau ini, terdapat pula 3-4 pulau kecil. Pulau Padar juga diterima sebagai situs warisan dunia UNESCO, karena berada di dalam wilayah TNK bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Gili Motang.

 

Pulau Kelor

 

Pulau Kelor, sebuah mutiara dari Labuan Bajo. Pulau yang bergradasi hijau dan berpasir putih plus bonus “Cristal Water”. Pulau ini terletak tidak jauh dari Labuan Bajo, dijangkau dengan menggunakan boat sekitar 30 menit dari Pelabuhan Bajo.

 

Gili Lawa

 

Gili Lawa adalah salah satu pulau yang ada di Kepulauan Komodo. View dari atas buktnya memang tak bisa dibilang biasa saja, tetapi luar biasa. Cuma dengan menduduk membelakangi kamera saja, sudah terlihat sangat romantis. Pantai ini sesuai dengan namanya “Pink Beach” yaitu pantai yang berwarna merah muda. Pantai Pink Beach merupakan pantai yang unik yang memiliki pasir yang berwarna merah muda nan indah.  Pantai Pink Beach atau Pantai Merah Muda ini terletak dalam kawawasn TNK. Pantai Merah Muda ini adalah satu dari tujuh pantai berpasir merah muda yang ada di dunia. Selain kondisi pantainya yang unik dan indah, kehidupan bawah laut di Pink Beach juga menyimpan keindahan dan kekayaan yang menarik untuk diselami. Taman bawah laut Pink Beach adalah istana bagi beragam jenis ikan, ratusan batu karang dan berbagai jenis biota laut lainnya. Oleh karenanya, snorkeling dan  diving adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan.(Kanisius Seda)

Komentar