446 Guru di Kabupaten Kupang Ikut Bimtek PIGP

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Sebanyak 446 guru Sekolah Dasar (SD) dan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kupang mengikuti bimbingan teknis program induksi guru pemula (Bimtek PIGP)  selama tiga hari, sejak 22-24 Juni 2018  di Aula Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain guru,  ada 154 kepala sekolah dan pengawas juga mengikuti Bimtek selama sehari di Aula Cendana LPMP NTT, Jumat (22/6/2018), sehingga total peserta  mencapai 600 orang, kata Sekretaris Panitia Bimtek PIGP Tingkat Kabupaten Kupang, Wihelmus Geri kepada wartawan media ini di sela-sela Bimtek, Jumat (22/6/2018).

Bimtek PIGP ini diikuti  guru –guru pemula yang diangkat  sejak tahun  2010  – 2017.  PIGP ini yang didiskusikan merupakan kegiatan orentasi, pelatihan di tempat kerja, pengembangan dan praktik pemecahan berbagai permasalahan dalam proses pembelajaran dan konseling bagi guru pemula di sekolah masing-masing.  Program ini telah dilegalkan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 27 Tahun 2010, tentang PIGP, dengan maksud membimbing guru pemula agar mampu beradaptasi dengan iklim kerja dan budaya sekolah, dan melaksanakan pekerjaan sebagai guru profesional yang diselenggarakan berdasarkan prinsip profesionalisme, kesejawatan, akuntabel dan berkelanjutan.

Baca juga :  Bupati Nagekeo Sambangi Komunitas Wisata Gua Jepang Rane

Berdasarkan  Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur  Negara (Menpan) Nomor :16Tahun 2009, dan Permendiknas Nomor  : 27 Tahun 2010, kata Geri, dimana  mewajibkan para guru pemula untuk diinduksi.   Program ini, sebagai persyaratan untuk mereka (para guru pemula,red) lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya,   dan secara administrasi untuk melengkapi persyaratan kenaikan pangkat dan jabatan,kata Geri.

Setelah mengikuti Bimtek ini,  selanjutnya di sekolah melakukan kerjasama dengan 4 komponen, yakni gurunya sendiri, kepala sekolah, guru pembimbing,  dan pengawas sekolah. Keempat orang ini akan bergandengan tangan untuk melakukan program pelatihan di tempat kerja yang disebut sebagai induksi.

Sementara pematerinya  dari para pengawas Dinas P dan K Kabupaten Kupang yang sudah mengikuti Tranning of Trainer (TOT). Materi yang diberikan  meliputi, panduan kerja program induksi guru pemula, sosialisasi Permendikbud Nomor : 27  Tahun 2010, bagaimana proses penilaian program induksi pemula oleh pengawas, dan  oleh kepala sekolah terhadap dirinya. Kemudian mereka membuat laporan dalam bentuk dokumen portofolio penetra. Ia berharap, setelah mengikuti Bimtek ini, para guru pemula di Kabupaten Kupang

Baca juga :  Tingkatkan Peran Serta , IMO-Indonesia Sampaikan Surat ke Dirjen Polpum Kemendagri RI

memahami hal tehnis terkait program guru pemula, dan bergandengan tangan dengan teman-teman gurunya.  Sedangkan materi untuk para Kepsek dan Pengawas,  meliputi  panduan kerja PIGP,  sosialisasi Permendikbud Nomor : 27 Tahun 2010  dan membuat  laporan.

Sebelumnya, Kepala Dinas P dan K Kabupaten Kupang, Drs. Imanuel M.E. Buan,MM saat membuka Bimtek PIGP tersebut mengingatkan kepada para peserta untuk mengikuti secara sungguh-sungguh kegiatan selama tiga hari itu.

Ketika melaksanakan program induksi di satuan pendidikan tempat guru pemula bertugas ada subyek yang terlibat secara bersama-sama, diantara guru pembimbing, kepala sekolah, dan pengawas. “Hal ini mengingatkan kita akan sebuah model pembinaan guru, yaitu program lesson study,” kata dia.  Lesson study adalah suatu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Agar pelaksanaan PIGP dapat berjalan dengan baik, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan pembimbing menyusun rencana implementasi PIGP sesuai dengan tugas, fungsi dan tanggungjawabnya masing-masing.

Baca juga :  Tahun 2020, BNNP NTT Baru Penuhi 4 LKN

Karena itu, ia berharap, adanya kerjanya diantara guru, sehingga semua dokumen yang didapatkan melalui tahapan-tahapan yakni, persiapan, pengenalan sekolah/madrasah  dan lingkungannya,  pembimbimbingan dan observasi pembelajaran, penilaian dan pelaporan disiapkan dengan baik agar sertifikat program induksi guru pemula bagi semua guru yang diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sejak tahun 2010 segera diproses. (ade)

Komentar